Satu unit rumah hanyut, tiga unit rusak berat dan puluhan rumah warga di Jorong Kampung Padang Utara dan Kampung Padang Selatan Nagari Aia Bangih Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, terendam luapan Sungai Batang Tompek.

"Luapan air sungai itu terjadi pada Senin (3/9) sekitar pukul 22.00 WIB sampai Selasa (4/9) pukul 03.00 WIB. Hingga saat ini warga masih cemas karena cuaca masih hujan lebat," kata Wali Nagari Aia Bangih, Islahul Abdi di Simpangampek, Selasa.

Dia mengatakan, air luapan sungai itu mencapai satu meter lebih atau sedada orang dewasa. Luapan itu disebabkan karena tersumbatnya aliran air pada jembatan yang ada di dekat Puskesmas Aia Bangih Sungai Beremas. Selain itu, juga diakibatkan penumpukan kayu di bawah jembatan.

"Dikhawatirkan luapan air sungai susulan kembali terjadi karena hujan hingga saat ini masih berlangsung. Beruntung tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta,"katanya.

Pihaknya mengimbau kepada warga yang ada disekitar sungai itu tetap waspada karena hujan masih berlangsung. Jika memang mengancam jiwa diharapkan warga yang ada di sekitar untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap korban luapan sungai tersebut. Namun yang jelas, akibat luapan sungai itu membuat satu unit rumah hanyut, tiga rumah rusak berat dihantam air dan puluhan rumah lainnya terendam air dan lumpur.

"Hingga Selasa (4/9) sore warga masih membersihkan rumahnya dari genangan lumpur yang terbawa oleh air. Kami tetap menghimbau warga waspada karena hujan masih berlangsung,"katanya.

Kapolsek Sungai Beremas, AKP Perial membenarkan kejadian yang mengakibatkan puluhan rumah terendam luapan air Sungai Batang Tompek.

"Rumah saya sendiri juga terkena luapan air setinggi lutut pria dewasa. Selain itu, puluhan rumah warga lainnya juga terkena banjir,"kata Perial.

Pihaknya menghimbau kepada warga yang ada di sekitar kejadian itu tetap waspada karena curah hujan masih tinggi. Pihaknya juga mensiagakan personil jika ada warga yang butuh bantuan.
(KR-MLN/S023)