Total Pageviews

Diberdayakan oleh Blogger.

Marquee Beri Donasi

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>
Daftar Alamat dan Nomor Telepon Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat PKM) di Kabupaten Pasaman Propinsi Sumbar: 1. Puskesmas Bonjol. Alamat: Jl. Lintas Sumatera Nagari Kp Sianok Nagari Ganggo Hilia,Kec.Bonjol. Jenis (type): Perawatan 2. Puskesmas Ladang Panjang. Alamat: Jl. Lintas Padang Sawah Kumpulan, Kec. Bonjol. Jenis (type): Perawatan 3. Puskesmas Kumpulan. Alamat: Jl. Lintas Sumatera Nagari Lima Kuto, Kec. Bonjol. Jenis (type): Non Perawatan 4. Puskesmas Simpati. Alamat: Jl. Padang Sawah Kumpulan, Kec. Bonjol. Jenis (type): Non Perawatan 5. Puskesmas Lubuk Sikaping. Alamat: Jl. Prof. Dr. Hamka, Kec. Lubuk Sikaping. Jenis (type): Non Perawatan 6. Puskesmas Sundatar. Alamat: Jl. Lintas Padang Medan Jrg Salibawan, Kec. Lubuk Sikaping. Jenis (type): Non Perawatan 7. Puskesmas Cubadak.Alamat: Jl. Raya Simpang Empat Panti, Kec. II Koto. Jenis (type): Perawatan 8. Puskesmas Simpang Tonang. Alamat: Jl. Simpang Lambau Jrg. Tanjung Mas, Kec. II Koto. Jenis (type): Non Perawatan 9. Puskesmas Tapus Alamat: Jl. Lintas Padang Medan No. 26 Ds. Selamat, Kec. Panti. Jenis (type): Perawatan 10. Puskesmas Pegang Baru.Alamat: Jl. Lintas Padang Medan Jrg Bahagia, Kec. Panti. Jenis (type): Non Perawatan 11. Puskesmas Kuamang.Alamat: Jl. Tapus Lundar Jrg Kuamang, Kec. Panti. Jenis (type): Non Perawatan 12. Puskesmas Rao.Alamat: Jl. Lintas Padang Medan Pasar Rao Nagari Tarung-tarung, Kec. Rao. Jenis (type): Perawatan 13. Puskesmas Pintu Padang.Alamat: Jl. Curanting Muaro Tais Km. 18 Ds. Pintu Padang, Kec. Mapat Tunggul. Jenis (type): Perawatan 14. Puskesmas Silayang.Alamat: Nagari Silayang, Kec. Mapat Tunggul Selatan. Jenis (type): Non Perawatan 15. Puskesmas Lansat Kadap. Alamat: Jl. Tunas Harapan Rambah, Kec. Rao Selatan. Jenis (type): Non Perawatan

Warga Masih Suka Menjemur Komoditi di Jalan Raya


Senin, 12 Januari 2015

Warga Masih Suka Menjemur Komoditi di Jalan Raya -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Beberapa pengguna jalan mengeluhkan kebiasaan warga Pegang-Tanjung Aro, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman yang menggunakan badan jalan untuk menjemur berbagai komoditi hasil pertanian.

Kebiasaan buruk warga tersebut memang patut disayangkan, karena dapat membahayakan keselamatan jiwa para pengguna jalan, bahkan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Tanpa mereka sadari, tindakan mereka melakukan penjemuran padi dan komoditi lainnya di badan jalan itu berbahaya. Bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," ucap Kasat Lantas Polres Pasaman, AKP Muzhendri kepada padangmedia.com, Senin (12/1).

Setiap hari, jika cuaca cerah, puluhan jemuran padi akan berjejer di sepanjang jalanan tersebut. Apalagi sekarang ini ribuan hektare sawah warga tengah memasuki musim panen.

Muzhendri melanjutkan, pihaknya sering menjumpai warga menjemur hasil pertanian seperti padi dan kakao di jalan umum. Khususnya, di sepanjang jalan yang melintasi Pegang-Tanjung Aro, Nagari Bahagia Padanggelugur ini.

"Upaya penertiban dengan memberikan penjelasan kepada warga sudah dilakukan. Tapi itu hanya bersifat sementara saja, karena esoknya, jemur padi di jalan dilakukan lagi", ujar Muzhendri.
"Pemahaman sudah kita berikan. Warga juga sudah dihimbau agar tak lagi menggunakan badan jalan untuk menjemur padi atau lainnya. Itu berbahaya," imbuhnya lagi.

Sementara itu, salah seorang warga Pegang Lama I, yang ketika dijumpai padangmedia.com menyebutkan, ia menjemur padi di jalan karena faktor ketidaktersediaan tempat penjemuran yang refresentatif.

Selain itu, ia mengungkapkan, meski pun ada, lahan pekarangan yang tersedia kondisinya basah atau becek, akibat habis diguyur hujan semalaman.

"Kita juga tahu itu bahaya, tapi mau gimana lagi, kita tak ada tempat. Satu-satunya ya di jalan ini yang kondisinya kering dan tidak basah," sebutnya.

Ia juga beralasan, padi habis dipanen dalam kondisi basah. Jika tak segera dijemur, akan menjadi sia-sia. Padi itu, kata dia, bisa menjadi benih kembali. (ara)
Berita Pasaman - padangmedia

Postkan Komentar:

Latest Update