Total Pageviews

Diberdayakan oleh Blogger.

Marquee Beri Donasi

<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://news.rsspump.com/' title='rsspump'>news</a></div>
Daftar Alamat dan Nomor Telepon Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat PKM) di Kabupaten Pasaman Propinsi Sumbar: 1. Puskesmas Bonjol. Alamat: Jl. Lintas Sumatera Nagari Kp Sianok Nagari Ganggo Hilia,Kec.Bonjol. Jenis (type): Perawatan 2. Puskesmas Ladang Panjang. Alamat: Jl. Lintas Padang Sawah Kumpulan, Kec. Bonjol. Jenis (type): Perawatan 3. Puskesmas Kumpulan. Alamat: Jl. Lintas Sumatera Nagari Lima Kuto, Kec. Bonjol. Jenis (type): Non Perawatan 4. Puskesmas Simpati. Alamat: Jl. Padang Sawah Kumpulan, Kec. Bonjol. Jenis (type): Non Perawatan 5. Puskesmas Lubuk Sikaping. Alamat: Jl. Prof. Dr. Hamka, Kec. Lubuk Sikaping. Jenis (type): Non Perawatan 6. Puskesmas Sundatar. Alamat: Jl. Lintas Padang Medan Jrg Salibawan, Kec. Lubuk Sikaping. Jenis (type): Non Perawatan 7. Puskesmas Cubadak.Alamat: Jl. Raya Simpang Empat Panti, Kec. II Koto. Jenis (type): Perawatan 8. Puskesmas Simpang Tonang. Alamat: Jl. Simpang Lambau Jrg. Tanjung Mas, Kec. II Koto. Jenis (type): Non Perawatan 9. Puskesmas Tapus Alamat: Jl. Lintas Padang Medan No. 26 Ds. Selamat, Kec. Panti. Jenis (type): Perawatan 10. Puskesmas Pegang Baru.Alamat: Jl. Lintas Padang Medan Jrg Bahagia, Kec. Panti. Jenis (type): Non Perawatan 11. Puskesmas Kuamang.Alamat: Jl. Tapus Lundar Jrg Kuamang, Kec. Panti. Jenis (type): Non Perawatan 12. Puskesmas Rao.Alamat: Jl. Lintas Padang Medan Pasar Rao Nagari Tarung-tarung, Kec. Rao. Jenis (type): Perawatan 13. Puskesmas Pintu Padang.Alamat: Jl. Curanting Muaro Tais Km. 18 Ds. Pintu Padang, Kec. Mapat Tunggul. Jenis (type): Perawatan 14. Puskesmas Silayang.Alamat: Nagari Silayang, Kec. Mapat Tunggul Selatan. Jenis (type): Non Perawatan 15. Puskesmas Lansat Kadap. Alamat: Jl. Tunas Harapan Rambah, Kec. Rao Selatan. Jenis (type): Non Perawatan

Ilegal, Rokok Buatan Batam Disita di Pasaman


Sabtu, 30 Mei 2015

Ilegal, Rokok Buatan Batam Disita di Pasaman -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Polres Pasaman berhasil menyita 23 karung rokok ilegal tanpa cukai atau sebanyak 25 ribu bungkus rokok, di Sawahpanjang Kecamatan Lubuksikaping sekitar pukul 10.30, Jumat (29/5).  Adapun rokok yang disita itu bermerek Luffman, Boss Mild dan Scoot. Diperkirakan nilai rokok tersebut sebesar Rp 150 juta.

Penangkapan tersebut berawal dari razia narkoba yang dilakukan jajaran Polres Pasaman terhadap kendaraan yang melintas. Curiga dengan bus Persatuan Motor Pasaman (PMP), polisi lalu menyetopnya. Puluhan karung yang menumpuk di tenda bus diperiksa.

Hasilnya, ditemukan 23 karung rokok tanpa cukai. Polisi langsung mengamankan AS, 27, warga Padanggelugur, Sinoan-Noan yang mengaku pemilik rokok tersebut.

Kapolres Pasaman AKBP Agoeng Soeryonegoro Widayat menyebutkan pihaknya sudah mengamankan barang bukti.”AS yang membawa rokok sudah kami amankan. Barang bukti kami sita untuk penyidikan lebih lanjut,” ujarnya, siang tadi.

Ia mengatakan, saat ini AS sedang diperiksa intensif terkait sejauh mana keterlibatannya dalam peredaran rokok-rokok tanpa cukai itu. “Pengakuannya, rokok-rokok itu berasal dari Pekanbaru,” ujar kapolres.

AS juga mengaku, kalau dia hanya berperan sebagai penjual rokok di Kecamatan Lubuksikaping. Dari hasil pemasaran itu, dia digaji Rp 1,5 juta oleh distributor di Pekanbaru.”Jadi rokok ilegal ini akan disebarkan di kedai-kedai atau kios-kios di Lubuksikaping saja,” sebut AKBP Agoeng.

Selain itu kata Agoeng, pihaknya juga sudah mengorek keterangan AS, kalau barang itu diperolehnya dari N yang berada di Pekanbaru. “Seseorang yang memasok dari Pekanbaru sudah kami ketahui namanya. Kami akan lacak dan berkoordinasi dengan polres di sana,” terang kapolres.

Kapolres menyebut, rokok-rokok itu sebelumnya diduga sudah pernah dipasarkan di Lubuksikaping.
 Selain itu, rokok-rokok itu merupakan hasil  produksi Batam dan tidak dibenarkan beredar ke luar dari kota yang berada di Kepulauan Riau itu.

“Rokok ini adalah rokok selundupan, kami pastikan di sini ada permainan. Karena rokok ini hanya boleh beredar di kawasan bebas rokok,” ujar kapolres.

AS yang diwawancarai mengatakan, rokok dibawa dari Pekanbaru dari seorang bos berinisial N. “Pabrik rokoknya dari Batam,” ungkap AS.

AS mengatakan, targetnya rokok dipasarkan dalam waktu 10 hari. Kalau rokok sudah terjual, dia akan setor uang ke N melalui rekening.

Dia mengaku pernah memasarkan rokok itu ke lebih dari 200 kedai di Pasaman Barat dan Pasaman. “10 hari yang lewat barangnya juga sudah terjual di sini. Target barang harus habis 10 hari. Saya seminggu yang lalu sudah setor Rp 112 juta,” ujarnya. (wni)
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman -batampos

Jelang Ramadhan, Minyak Tanah Langka di Pasaman Barat



Jelang Ramadhan, Minyak Tanah Langka di Pasaman Barat - ilustrasi -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Minyak tanah di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) langka dan mahal jelang Ramadhan.

         "Selain sulit dicari, harganya pun sangat mahal sehingga memberatkan para ibu rumah tangga,"kata salah seorang pemilik warung, Er di Simpang Ampek, Sabtu.

         Harga minyak tanah di jual para pengecer bervariasi. Seperti di Kecamatan Pasaman ada yang menjual Rp14 ribu sampai Rp15 ribu perliternya.

         Sementara di Kecamatan Kinali, ada yang menjual Rp16 ribu sampai  Rp17 ribu perliternya. Namun warga juga kesulitan mendapatkan minyak tanah tersebut.

         Benar, selain harganya mahal, saya kesulitan mencari minyak tanah di Simpang Ampek ini. Sejak tidak adanya lagi minyak tanah subsidi dari pemerintah, harga minyak tanah semakin tinggi apalagi menjelang bulan ramadhan,"ujarnya.

         Ia terpaksa beralih memakai gas elpiji ukuran tiga kilogram untuk memasak di rumahnya. Meskipun pengeluaran bertambah tetapi semuanya sangat dibutuhkan.

         Sementara itu salah seorang warga Kinali, Jasmir Sikumbang meminta kepada pemerintah daerah agar memantau peredaran dan harga minyak tanah tersebut.

         Meskipun tidak ada subsidi lagi tapi jangan sampai harganya sangat memberatkan rakyat.

         "Kita mengharapkan pemerintah daerah segera turun tangan dan mencari siapa yang bermain di minyak tanah ini. Meski tidak ada lagi minyak tanah subsidi, pengawasan harus tetap jalan.  Berapa sebenarnya harga minyak tanah non subsidi itu,"tegasnya.

         Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Pasaman Barat, Yunial ketika mengatakan tidak ada lagi kewenangan pemerintah daerah untuk mengawasi penjualan minyak tanah sejak tidak adannya subsidi.

         "Kita tidak punya wewenang untuk mengawasi. Kalau soal harga tergantung dari harga pasar. Berapa  harga eceran tertingginya (HET) saya juga tidak mengetahuinya,"kata Yunial. (*)
 
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Polres Pasaman Barat Sidak Gudang Pupuk Subsidi



Polres Pasaman Barat Sidak Gudang Pupuk Subsidi - ilustrasi -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), lakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah gudang dan distributor pupuk di daerah itu sebagai antisipasi penyimpangan dan penyalahgunaan pupuk bersubsidi, Jumat.

         "In sebagai bentuk antisipasi penyalahgunaan pupuk bersubsidi di Pasaman Barat. Jangan pernah memainkan pupuk bersubsidi,"tegas Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Toto Fajar Prasetyo didampingi Kepala Satuan Intelkam, AKP Muzhendra di Simpang Ampek, Jumat.

         Ia menyebutkan operasi itu dilakukan dalam rangka mengawasi jalur distribusi pupuk agar bebas dari bahan kimia berbahaya serta dugaan penyalahgunaan penyaluran pupuk bersubsidi.

         Sebab, bahan kimia bisa memicu terjadinya ledakan yang bisa mengancam keselamatan nyawa manusia.

         "Kami telah mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi yang masuk ke Pasaman Barat, sejauh pantauan kami masih aman dari bahan kimia berbahaya dan proses penyalurannya belum ada indikasi penyimpangan," tegasnya.

         Ia ingin pupuk bersubsidi itu dimanfaatkan oleh petani yang berhak menerimanya sesuai peruntukannya pada 11 Kecamatan di Pasaman Barat.

         Ia menyebutkan tim ini turun langsung ke kios-kios pupuk dan petani di Pasaman Barat dengan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait.

         Adapun gudang pupuk yang diperiksa adalah gudang pupuk Petro Kimia di Batang Toman Simpang Ampek.

         Sebelumnya sidak juga dilakukan terhadap sejumlah distributor lainnya seperti CV Doris Bifatama (Simpang Basecamp Kinali), CV Singgalang Jaya Grup (Sariak Luhak Nan Duo), CV Bersama Jaya (Pasar Talu) dan CV Bunga Tani (Simpang Ampek).

         Selain itu CV Tazar (Batang Lingkin Aia Gadang Pasaman), dan PT Farel Atharhesa Pratama ( Lintang Selatan Simpang Ampek Pasaman).

         Kepala gudang pupuk Petro Kimia Pasaman Barat, Dedi Markus mengatakan penyaluran pupuk sejauh ini tidak ada kendala.

         Pada gudangnya menyediakan tiga jenis pupuk subsidi yakni ZA, SP36 dan Phonska. Penyaluran pupuk untuk bulan Mei 2015 mencapai 1.000 ton.

         "Mengenai harga kita tidak mengetahuinya karena kita menyalurkan sesuai dengan permintaan atau sistem DO,"katanya.

         Pihaknya hanya menyalurkan ketiga ditributor yakni Parel, Tasar dan Bintang Sejahtera. Kepada distributor lainnya pihaknya tidak menyalurkan.

         "Kami mengharapkan kepada distributor jangan bermain-main dengan pupuk bersubsidi. Kepada masyarakat diharapkan melaporkan ke Polisi jika ditemukan penyimpangan dilapangan dan kami akan menindak secara tegas," tambahnya.

         Pada sidak itu juga dikuti Kabag Ops, Kompol Masriful, Kabag Sumda, AKP Ikbal Harun dan sejumlah perwira lainnya serta unsur terkait dari Pemkab Pasaman Barat.

         Sementara itu, Ketua LSM Pekat IB Pasaman Barat, Ruswar Dedison memberikan apresiasi kepada Polres Pasaman Barat yang melakukan pemeriksaan gudung pupuk dan distributor yang ada di Pasaman Barat.

         "Sidak kegudang dan distributor pupuk sangat penting dilakukan secara rutin untuk antisipasi penyalahgunaan pupuk subsidi dan bahaya bahan kimia,"katanya.

         Namun, pihaknya sangat menyayangkan dengan komentar kepala gudang yang tidak mengetahui harga pupuk.

         "Inikan sangat aneh dan terkesan ditutupi karena dia yang punya pupuk tidak mengetahui harga. Jangan-jangan ada permainan dalam persoalan harga karena petani sering mengeluhkan persoalan harga di tingkat bawah,"katanya. (*)

Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Mantan Kabag Umum Pasbar Divonis Empat Tahun


Jumat, 29 Mei 2015

Mantan Kabag Umum Pasbar Divonis Empat Tahun -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Mantan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Pasaman Barat Hendri Tanjung, yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan mobil dinas (mobnas) bupati daerah itu divonis dengan hukuman empat tahun penjara.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 (1) Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan menghukum terdakwa selama empat tahun penjara," kata majelis hakim Pengadilan Tipikor Padang yang diketuai Hakim Asmar, dalam amar putusannya, di Padang, Jumat (29/5).

Selain pidana penjara, hakim juga memvonis terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp200 juta, subsider satu bulan kurungan.

Putusan yang dijatuhakan terhadap terdakwa terbilang lebih ringan jika dibandingkan dengan putusan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nazif Firdaus Cs. Dimana sebelumnya jaksa menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama lima tahun, dan pidana denda sebesar Rp200 juta, subisider empat bulan kurungan.

Dalam pertimbangan hakim disebutkan, hal yang meringankan terdakwa karena terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya, dan berlaku sopan selama persidangan.

Menanggapi putusan itu, terdakwa yang sidang didampingi penasehat hukum Risman Siranggi, menyatakan sikap pikir-pikir.

"Kami menyatakan sikap untuk pikir-pikir dahulu terhadap putusan. Apakah akan melakukan upaya hukum selanjutnya," katanya

Hal yang sama juga dinyatakan jaksa ketika ditanyai sikapnya terhadap putusan yang dijatuhkan majelis hakim.

Sebelumnya, terdakwa Hendri Tanjung tersangkut dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobnas bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat tahun 2010 senilai Rp1,4 miliar, ketika menjabat sebagai Kepala Bagian Umum.

Proyek pengadaan mobil dinas tersebut tidak dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.

Akibat perbuatan terdakwa, berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) diperkirakan negara telah mengalami kerugian keuangan sekitar Rp276 juta.

Di tingkat penyidikan, penyidik Kejaksaan Negeri Simpang Ampek telah memeriksa dan menyegel mobil dinas yang bermasalah itu.

Selain terdakwa Hendri Tanjung, penyidik juga telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus yang sama yakni Direktur CV Makna Motor "A", dan Direktur Bakadewa Indonesia "V", sebagai rekanan. (hul)

Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Kemenag Pasaman Himbau Warga Waspada Biro Umroh Ilegal



Kemenag Pasaman Himbau Warga Waspada Biro Umroh Ilegal -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Pejabat Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, meminta masyarakat di daerah itu untuk hati-hati dalam memilih biro perjalanan dan mewaspadai penyelenggara umrah ilegal atau belum terdaftar.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman, Abdel Haq di Lubuk Sikaping, mengatakan, bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa biro perjalanan atau penyelenggara umrah agar terlebih dahulu melakukan pengecekan apakah biro perjalanan tersebut terdaftar atau tidak.

"Waspada terhadap biro perjalanan umrah perlu dilakukan agar masyarakat terhindar dari penipuan, yang tentunya dapat merugikan warga, sebab itu, hal ini perlu diperhatikan dengan baik oleh semua masyarakat yang ingin berangkat umroh," kata Abdel seperti dikutip Antara, Kamis (28/5/2015).

Ia menambahkan, hal ini untuk menghindari kejadian serupa, dimana seringkali jemaah umrah ditelantarkan oleh pihak penyelenggara umroh nakal.

"Agar tidak kejadian, mereka kita minta untuk cek travel umrah. Agar tak tertipu nantinya, seperti saudara-saudara kita itu," jelasnya.

Ia mengatakan, hasil pendataan pihaknya, banyak travel umrah yang belum terdaftar secara resmi di Kemenag Pasaman dan menawarkan berbagai paket umrah murah.

Berdasarkan data Kemenag Pasaman, jumlah penyelenggara umroh atau travel yang terdaftar secara resmi hanya ada dua penyelenggara umrah.

"Hanya ada dua penyelenggara umrah yang terdaftar," katanya.

Abdel meminta bagi para calon jemaah umrah di daerah itu agar berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihaknya, untuk menghindari kejadian banyak jemaah umrah diterlantarkan di Arab Saudi.

"Jangan sampailah kejadian seperti itu terjadi pada warga kita, sebab itu, pemantauan dan pendataan terus kita lakukan," katanya.
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman -  harianterbit

Polres Pasaman Bentuk Tujuh Satgas Antisipasi Kriminalitas



Polres Pasaman Bentuk Tujuh Satgas Antisipasi Kriminalitas -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Kepolisian Resor Pasaman, Sumatera Barat, membentuk tujuh satuan tugas (satgas) guna mendukung program prioritas Kapolri sekaligus mengantisipasi berbagai kerawanan tindak kriminalitas di daerah itu.

Kapolres Pasaman AKBP Agoeng S. Widayat di Lubuk Sikaping, Jumat, menjelaskan bahwa pembentukan satgas tersebut berdasarkan perintah Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti.

Agoeng lantas menyebutkan 11 program prioritas Kapolri, di antaranya penataan dalam pembinaan personel; penataan kelembagaan dan meningkatkan budaya antikorupsi; peningkatan profesionalisme anggota Polri.

Selanjutnya, peningkatan kesejahteraan Polri dan pemenuhan sarpras khusus; peningkatan perlindungan terhadap warga negara untuk peningkatan rasa aman; membangun partisipasi publik dalam pengamanan lingkungan.

Berikutnya, mengintensifkan sinergitas polisi dengan kementerian/lembaga; meningkatkan penegakan hukum yang profesional, objektif, dan bebas KKN; mempersiapkan rencana pengamanan dan rencana kontijensi pemilukada serentak; penguatan pengawasan Polri; pelaksanaan quick wins Polri.

"Kami sudah gelar pasukan untuk melaksanakan program prioritas ini. Ketujuh Satgas langsung diterjunkan ke lapangan. Selama 100 hari ke depan, kami sangat mencermati situasi dan kondisi kamtibmas di Pasaman," katanya.

Tujuh satgas tersebut, kata Agoeng, yakni satgas pemberantasan korupsi, premanisme, praktik perjudian, makelar kasus, dan pengawasan barang subsidi, sepeti minyak, pupuk, dan bibit.

Kemudian, satgas pemberantasan narkoba, satgas radikalisme dan deradikalisme, serta satgas anticalo SSB dan SKCK.

"Tujuh satgas ini mulai bekerja sejak 6 Mei 2015 hingga 100 hari ke depan. Seluruh kesatuan memiliki beban tugas sama, mulai dari reskrim, satnarkoba, satlantas, intel, dan shabara," katanya.

Agoeng menegaskan bahwa satgas tersebut siap bergerak cepat menangani berbagai kasus yang menonjol di daerah itu.

Kapolres juga menekankan agar anggota Polres Pasaman, dapat bertindak tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

"Kami juga memprioritaskan tindak kejahatan dijalan raya. Satgas khusus ini sudah bertugas melakukan patroli pengamanan di sejumlah titik rawan aksi kejahatan jalan raya di wilayah Pasaman," katanya.

Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - selasar

Pasaman Kirim 10 Peserta Terbaik Ajang Pendidik Berprestasi



Pasaman Kirim 10 Peserta Terbaik Ajang Pendidik Berprestasi - ilustrasi -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Dinas Pendidikan Kabu­paten Pasaman, mengirim sepuluh peserta terbaiknya yang lolos seleksi kabupaten terdiri dari kepala sekolah, pengawas sekolah, guru dan tutor paket C dalam ajang pemilihan pen­didik berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Pasaman Kamarullah, duta-duta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Pasaman dalam ajang guru, kepala sekolah, pengawas dan tutor berprestasi, sangat optimis nantinya akan berbicara banyak pada level provinsi, pasalnya peserta yang ikut kali ini pernah mengenyam prestasi pada tingkat provinsi dan nasional sebelumnya.

Tentunya tolak ukur dan evaluasi dari tahun lalu, maka rasa optimisnya para duta Kabupaten Pasaman akan memberikan yang terbaik bagi ranah Pasaman Saiyo di tahun 2015.

Disebutkan, sebelum bertolak ke Padang tempat ajang perlombaan tersebut, peserta telah digodok, bahkan kelemahan yang ada tentunya telah dievaluasi, termasuk kreativitas peserta dituntut dengan mengeluarkan kemam­puan terbaik demi mencapai prestasi dan hasil yang baik.

Sebelumnya Ali Yusri sela­ku kordinator mengatakan, rasa optimis tentunya perlu dipupuk sejak seleksi dila­kukan, bahkan sepuluh peserta yang terdiri dari para kepala sekolah tingkat SMP, SMA, pengawas tingkat SMP dan SMA, guru tingkat SMP dan SMA serta tutor direncanakan akan berangkat pada awal Juni mendatang. Sementara untuk perwakilan kepala sekolah guru Sekolah Dasar, kepala Taman Kanak-kanak terlebih dahulu berlomba.

“Ya sebelumnya mereka telah mengikuti tahapan-tahapan seleksi yang dimulai dari sekolah sendiri, hingga terpilih mewakili Kabupaten Pasaman ke tingkat provinsi Sumatera Barat,” ujar Ali Yusri dengan nada optimis.

Adapun para pemenang dan mewakili Kabupaten Pasa­man antara lain, untuk satuan pendidikan guru, Zulkarnaini dari SDN 08 Langung Sepakat Rao Utara, Fitrina Susanti guru SMPN 1 Mapatunggul, Hel­madyona guru SMAN 1 Lubuk Sikaping, Fahrurozi guru SMKN 1 Padang Gelu­gur, untuk satuan pendidikan kepa­la sekolah Maida Yenti SDN 12 Selamat Panti, Hib­ban SMPN 2 Mapatunggul Selatan, Mukh­lis SMK 1 Pa­dang Gelugur, untuk satuan pendidikan pe­nga­was SMP Fardiyal, penga­was SMA/­SMK Kisman dan satuan pen­didikan paket C Atos In­dria­ dari SKB Pasaman. (h/tos).
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - hh

Harga TBS Pasaman Barat dan Agam Ditetapkan



Harga TBS Pasaman Barat dan Agam Ditetapkan -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Kabupaten Agam dan Pasaman Barat pada bulan Mei 2015, untuk umur tiga tahun sebesar Rp1.270,48/kg.

Sementara untuk umur empat tahun Rp1.435,94/kg, lima tahun Rp1.518,54/kg. dan umur 10 tahun keatas sebesar Rp1.709,72/kg.

Kepala Disbun Sumbar, Fajrudin, melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil, Reno Budi mengatakan kesepakatan harga TBS tersebut telah disetujui bersama dan ditandatangani antaranya oleh pihak PT. Mutiara Agam, KUD YTM, PT. Grasindo, Apkasindo Sumbar, Kepala Biro Perekonomian Provinsi, PT. AMP, KUD Lingkung Aur.

Kemudian pihak PTPN VI, Apkasindo Pasbar, Gapki Sumbar, PT. Agrowiratama, PT Bakrie, Apkasindo Agam, Disperindag Sumbar, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Agam, dan Dinas Perkebunan Provinsi Sumbar.

Antara melansir, Selasa (26/5/2015), sebelumnya pertemuan telah digelar pada 19 Mei lalu namun karena ada beberapa hal, maka pertemuan untuk penetapan diundur pelaksanaannya menjadi Senin (25/5/2015). (T3)
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - Harga TBS - Harga Sawit - bumn

139 Calhaj Pasaman Lakukan Perekaman Data



139 Calhaj Pasaman Lakukan Perekaman Data -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menyatakan jumlah calon jamaah haji yang telah melakukan perekaman data untuk penerbitan paspor sebanyak 139 orang.

         Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, Tohar Mukti di Lubuk Sikaping, Kamis, mengatakan bahwa calon haji asal Pasaman telah menyelesaikan rekam data di Kantor Imigrasi Bukittinggi pada hari Senin (25/5).

         "Sejauh ini tidak ditemukan banyak kendala. Namun, ada dua orang yang harus ditunda sehari pelaksanaan rekam datanya karena terdapat perbedaan identitas," kata Tohar.

         Saat ini pihaknya tinggal menunggu penerbitan paspor dari Kantor Imigrasi Bukittinggi.

         Untuk perekaman data penerbitan paspor haji, kata Tohar, masing-masing calon haji terlebih dahulu melakukan pembayaran pada bank yang telah ditentukan, yakni sebesar Rp360 ribu per orang.

         Ia juga menyebutkan saat ini calon haji masih melakukan pemantapan manasik haji gabungan tingkat Kabupaten Pasaman.

         Untuk manasik gabungan tingkat kabupaten, kata dia, akan dilaksanakan sebanyak empat kali, sedangkan manasik di kecamatan dilaksanakan sebanyak tujuh kali.

         Berdasarkan jadwal perjalanan haji Indonesia tahun 2015, calon haji yang tergabung pada gelombang pertama, kloter pertama akan berangkat pada tanggal 21 Agustus 2015 dari seluruh embarkasi yang ada di Indonesia.

         Jika calon haji Pasaman masuk pada gelombang pertama kloter pertama, mereka akan berangkat ke Tanah Suci pada tanggal 21 Agustus 2015 sesuai dengan jadwal perjalanan haji Indonesia tahun ini. Dengan demikian, kata dia, calon haji Pasaman sudah berada di Asrama Haji Padang pada tanggal 20 Agustus 2015.

         Sementara itu, anggota Tim Pendamping Haji Daerah 2015 yang akan mendampingi calon haji Pasaman berasal dari Pemkab Pasaman bernama Teddy Martha. (*)
 
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - ANTARA Sumbar

Syahiran Anggota DPRD Sumbar Bantu Korban Kebakaran



Syahiran Anggota DPRD Sumbar Bantu Korban Kebakaran -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Syahiran menyerahkan bantuan terhadap korban kebakaran Pasar Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis.

"Ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap korban kebakaran ini sebanyak 100 kilogram beras dan 20 kardus mie instan," katanya.

Ia mengatakan bantuan ini adalah sebagai bentuk kepeduliannya terhadap korban kebakaran. "Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat," ujarnya.

Bantuan itu langsung diserahkan oleh Sudirman Samin yang disebut-sebut akan mendampingi Syahiran pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015.

Sudirman mengatakan bantuan itu diharapkan bisa mengobati duka para korban kebakaran. Jangan lihat nilainya tetapi lihat nilai ikhlas membantu sesama yang membutuhkan.

"Diharapkan kepada korban kebakaran sebanyak 10 kepala keluarga (KK) bersabar dalam menghadapi musibah ini," ujarnya.

Panitia penerima bantuan di posko Irwan mengatakan sangat berterima kasih terhadap bantuan yang diberikan H.Syahiran-H.Sudirman Samin.

"Bantuan ini kami terima dengan senang hati karena masih ada yang peduli terhadap korban kebakaran. Bantuan ini sangat bermanfaat," katanya.

Orang tua korban yang meninggal, Syafril juga mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Terima kasih kami untuk Syahiran-Sudirman. Semoga menjadi amal ibadah bagi kita semua," katanya.

Lokasi kebakaran saat ini terpasang garis polisi dan sejumlah pedagang sudah kembali beraktifitas disekitar lokasi kebakaran.

Sebelumnya, kebakaran pasar itu terjadi Selasa (26/5) di pasar Simpang Ampek sekitar pukul 09.00 WIB.

Akibat kebakaran tersebut 11 petak ruko dan los terbakar dan satu orang meninggal dunia atas nama Tika (17)  karena terperangkap di dalam ruko. (*)

Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Satlantas Polres Pasaman Barat Siap Sambut WTN 2015



Satlantas Polres Pasaman Barat Siap Sambut WTN 2015 -
duakotopas.com (Simpang Ampek– Satuan Lalu-Lintas Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), mulai menertibkan lalu-lintas dan menata keindahan kota persiapan menuju penilaian Anugrah Wahana Tata Nugraha (WTN) 2015.

         "Ini adalah kerja bersama dengan Dinas Perhubungan Pemkab Pasaman Barat dalam penertiban lalu-lintas dan keindahan kota," kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Toto Fajar Prasetyo didampingi Kepala Satuan Lalu-Lintas, AKP Joni Darmawan di Simpang Ampek, Rabu.

         Ia mengatakan pihaknya terus berbenah melakukan penertiban lalu-lintas dan menata kota. Sehingga akan mewujudkan kenyamanan bagi masyarakat berlalu lintas menuju penilaiam WTN.

         Ia menjelaskan pihaknya telah rapat koordinasi dengan Sekda Pasaman Barat, Dinas Perhubungan untuk mempersiapkan langkah- langkah menuju anugerah tata nugraha.

         Diantaranya membenahi kebersihan, keindahan, tertib berlalu lintas di kota Simpang Ampek.

         Ia juga mengusulkan kalau bisa ada gerbang selamat datang di pintu masuk Pasaman Barat dari Padang di perbatasan.  
    Sehingga bagi orang yang akan masuk Pasaman Barat akan terlihat keindahan kota.  
    Selain itu pihaknya juga melaksanakan Operasi Patuh sejak 27 Mei sampai 9 Juni 2015 dengan pengerahkan segenap jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat.

         Ia menyebutkan, Operasi Patuh itu adalag kegiatan preentif 25 persen, preventif 25 persen dan penindakkan serta penegakkan hukum 50 persen.

         "Sesuai dengan arahan pimpinan semua jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat mengerahkan personilnya untuk melaksanakan dan meningkatkan volume operasi patuh,"ujarnya. (*)
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Dua Keluarga Kebakaran Simpang Ampek Tidur Ditenda



 Dua Keluarga Kebakaran Simpang Ampek Tidur Ditenda  -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Dua keluarga kebakaran Pasar Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terpaksa tidur di tenda darurat yang disediakan oleh Pemkab setempat.

         "Dari data yang kita peroleh dua keluarga itu tidak memiliki rumah lagi pascakebakaran, Selasa (26/5)," kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Pasaman Barat, Yunadi di Simpang Ampek, Rabu.

         Ia mengatakan dua keluarga itu mengaku tidak punya rumah lagi di Pasaman Barat.

         Pihaknya mempersilahkan dua keluarga itu untuk tinggal ditendabdarurat itu sampai pihak keluarga korban mendapat solusi tempat tinggal yang baru.

         Selain itu Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tramigrasi setempat telah menyerahkan sejumlah bantuan untuk 10 keluarga korban kebakaran.

         "Sejumlah bantuan sudah kita serahkan kepada keluarga korban kebakaran. Mudah-mudahan bermanfaat," katanya.

         Ia menjelaskan bantuan yang diserahkan berupa dua buah tenda darurat tempat dua keluarga yang tidak punya rumah dan keluarga lagi.

         Selain itu juga telah disalutkan bantuan berupa beras, peralatan dapur, makanan siap saji, selimut. Kemudian bantuan peralatan mandi, matras dan tenda gulung.

         Pantauan di lapangan, lokasi kebakaran saat ini terpasang garis polisi dan sejumlah pedagang sudah kembali beraktifitas disekitar lokasi kebakaran.

         Sebelumnya, kebakaran pasar itu terjadi Selasa (26/5) di pasar Simpang Ampem sekitar pukul 09.00 WIB.

         Akibat kebakaran tersebut 11 petak ruko dan los terbakar dan satu orang meninggal dunia atas nama Tika (17)  karena terperangkap di dalam ruko. (*)
 
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Pemkab Pasaman Barat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran



Pemkab Pasaman Barat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan sejumlah bantuan untuk korban kebakaran Pasar Simpang Ampek.

         Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pasaman Barat, Yunadi mengatakan bantuan yang diserahkan berupa dua buah tenda darurat tempat dua keluarga yang tidak punya rumah dan keluarga lagi.

         Selain itu juga telah disalutkan bantuan berupa beras, peralatan dapur, makanan siap saji, selimut. Kemudian bantuan peralatan mandi, matras dan tenda gulung.

         Sementara itu Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Tri Wahluyo mengatakan juga telah menyalurkan sejumlah makanan bagi korban kebakaran.

         Bantuan yang telah disalurkan tersebut adalah lauk pauk sebanyak 54 paket, makanan tambahan gizi sebanyak 54 paket dan makanan siap saji sebanyak 54 paket.

         Selain itu juga telah disalurkan bantuan berupa peralatan dapur sebanyak sembilan paket, kompor dus, tikar sembilan lembar dan sembilan buah kompor.

         "Kita akan terus memperhatikan korban kebakaran ini. Sejumlah bantuan akan terus kita salurkan,"ujarnya.

         Pantauan di lapangan, lokasi kebakaran saat ini terpasang garis polisi dan sejumlah pedagang sudah kembali beraktifitas disekitar lokasi kebakaran.

         Sebelumnya, kebakaran pasar itu terjadi Selasa (26/5) di pasar Simpang Ampem sekitar pukul 09.00 WIB.

         Akibat kebakaran tersebut 11 petak ruko dan los terbakar dan satu orang meninggal dunia atas nama Tika (17)  karena terperangkap di dalam ruko. (*)
 
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Harga Karet di Pasaman Turun Menjadi Rp6 Ribu Per Kilo


Rabu, 27 Mei 2015

Harga Karet di Pasaman Turun Menjadi Rp6 Ribu Per Kilo -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Har­ga karet kembali turun dari Rp8 ribu menjadi Rp6 ribu di Kabupaten Pasaman.  Turun­nya harga karet ini, bertepatan dengan sebulan menjelang Ramadan, dimana kebutuhan masyarakat disi­nyalir mening­kat saat Rama­dan. Tentu saja kondisi ini dapat memperpa­rah pereko­nomian masyarakat kelas ba­wah, terutama petani karet.

Salah seorang petani karet, Sican (46) warga Mapat­tung­gul, menyebutkan, turun­nya harga karet dapat meng­ancam jeratan petani karet kepada pengumpul (touke) karet. Pa­sal­nya, kebutuhan sehari-hari menjelang puasa serta pakaian lebaran harus dipenuhi.

“Turunnya harga karet ini, sementara kami perlu juga uang. Kalau tidak mencukupi hasil memarut karet itu, kami harus meminjam uang dulu kepada touke. Nanti kami terpaksa jual karet kepada touke yang telah memberi kami pinjaman itu. Terkadang harga pun ditekannya,” jelas­nya.

Menurutnya, ketika harga karet turun, kadang-kadang petani karet banyak yang men­cari sumber penghasil lainnya. “Ini menjadi momok yang menakutkan. Kami para pe­tani hanya bisa bertani. Kalau harga dipermainkan tiap se­ben­tar mau dapat biaya dari mana kami untuk mengasapi dapur,” keluhnya. (h/col)
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - hh

Kodim Pasaman Panen Raya Padi di Kp Maninjau Panti



Kodim Pasaman Panen Raya Padi di Kp Maninjau Panti -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0305 Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman, melaksanakan panen raya perdana padi organik, yang berhasil dikembangkan oleh aparat TNI di wilayah itu.

Kepala Staf Kodim 0305/Pasaman, Mayor Inf Dwi Syahputra, di Lubuk Sikaping, Rabu (27/5), mengatakan, ke depan pola tanam padi organik ini akan tetap dilanjutkan olah jajaran Kodim setelah berhasil panen pertama melalui berbagai pengembangan.

Padi organik percontohan tersebut, berada di Kampung Maninjau, Jorong Murni, Nagari Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman.

Ia menambahkan, selain menanam padi organik, jajaran Kodim juga nanti akan menanam jagung organik dan cabai organik.

Metodenya, kata Dwi, diterapkan pola tanam jajar legowo (Jarwo), dimana pola ini dinilai lebih efektif dan efisien, dan kelebihan padi organik, adalah lebih sehat untuk dikonsumsi.

"Targetnya, pola tanam padi organik ini diharapkan dapat mencapai hasil empat sampai lima ton gabah per hektarnya. Untuk menunjangnya, Kodim sudah memilki laboratorium bagi tanaman organik tersebut," jelasnya.

Ia berharap panen raya padi organik ini dapat dijadikan sebagai langkah awal mengembangkan sektor pertanian untuk ketahanan pangan masyarakat di Pasaman.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, A Syafei, mengatakan, banyak manfaat dari pola tanam padi organik tersebut, selain hemat dari sisi biaya, juga baik untuk kesehatan.

Syafei menambahkan, petani perlu didorong untuk memanfaatkan penggunaan pupuk organik karena pupuk organik tersebut terbukti baik bagi proses penyuburan tanah dan tentu meningkatkan produktifitas pertanian. [Ant/L-8]
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - beritasatu

Inilah Korban Kebakaran Pasar Simpang Ampek



Inilah Korban Kebakaran Pasar Simpang Ampek -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Kapolres Pasaman Barat, AKBP Toto Fajar Prasetyo mengatakan, kebakaran di Pasar Simpang Ampek, Selasa (26/5/2015) sekitar pukul 09.00 WIB, diduga kuat akibat korsleting listrik di salah satu petak toko yang terpanggang.

"Di lokasi ini, instalasi listriknya kelihatan sudah lama dan belum diperbaharui," ungkap AKP Toto, mengenai asal api yang meluluhlantakan sedikitnya 11 petak toko di Pasar Simpang Ampek.

Dikatakan AKBP Toto, 11 unit ruko tersebut di antaranya, 1 petak jualan mainan anak-anak, 2 petak jualan sayur-sayuran, dua petak julan barang harian, 1 petak julan buah-buahan dan 3 petak lagi kontrakan. (Baca: Seorang Tewas Terpanggang di Kebakaran Pasar Simpang Ampek)

"Data sementara, para penghuni rumah petak tersebut di antaranya, Jamil (35), Radali (45), Iwan (35), Upik (54), Siman (44), Lukman (43), Inen (39) Si As (43), Si Al (30)," ungkap AKBP Toto. (Baca: Warga Bantu Selamatkan Dagangan)

Sedangkan korban tewas akibat terbakar, kondisinya cukup memiriskan dengan kondisi hanya tinggal tengkorak dan beberapa potongan badan. "Menurut keterangan warga setempat, korban ini merupakan putri dari pasangan Iril (35) dn Inen (32), yang kebetulan mengalami lumpuh," ungkap AKBP Toto. (pl4)

Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - valora

BPBD Pasaman Barat: Dugaan Sementara Kebakaran Akibat Kosleting Listrik



BPBD Pasaman Barat: Dugaan Sementara Kebakaran Akibat Kosleting Listrik -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengatakan dugaan sementara kebakaran Pasar Simpang Ampek akibat kosleting listrik pendek dari salah satu ruko pedagang.

         "Dugaan sementara kosleting listrik sehingga merembet ke belasan toko dan los pedagang lainnya," kata Sekretaris BPBD Pasaman Barat Tri Wahluyo di Simpang Ampek, Selasa.

         Sementara itu Kepala Satuan Reskrim Polres Pasaman Barat, AKP Arie Nugroho mengatakan kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp1 miliar.

         Ia mengatakan saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan terkait yang menjadi penyebab kebakaran tersebut.

         Kawasan kebakaran langsung diberikan garis polisi.  Namun dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik arus pendek dari dalam ruko," ujarnya.

    Pantauan dilapangan aktiftas pasar untuk sementara terhenti, karena para pedagang terkonsentrasi untuk menyelamatkan barang-barangnya.

         Kapala Kesatuan Intelkam Polres Pasaman Barat, AKP. Muzhendra mengatakan, sejumlah personil kepolisian juga diturunkan untuk memadamkan api dan melakukan pertolongan terhadap korban kebakaran.

         "Satu unit mobil water canon beserta petugasnya kita turunkan sejak pagi tadi untuk memadamkan api. Api saat ini sudah mulai padam, namun polisi masih melakukan pendataan dan pertolongan," katanya.

         Saat ini penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh polisi. Apa penyebab kebakaran sebenarnya.

         "Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh tim Polres,"tegasnya.

         Sementara para pedagang mengangkat sejumlah barang dagangannya yang terselamatkan dari kobaran api yang begitu besar.

         Akibat kebakaran itu sekitar 11 petak rumah toko (ruko) di pasar tradisional  Simpang Ampek Pasaman Barat hangus terbakar.

         Satu orang atas nama Tika (17) tewas terpanggang di dalam ruko karena terjebak tidak bisa keluar. Tika mengalami keterbelakangan mental dan lumpuh sehingga sulit menyelamatkan diri ketika kebakaran terjadi.

         Dia sehari- hari tinggal sendiri di rumahnya, karena kedua orangtuanya  pergi berdagang sayur ke pasar Batang Lingkin Pasaman Barat. (*)
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Pasar Simpang Ampek Terbakar, Satu Orang Meninggal


Selasa, 26 Mei 2015

Pasar Simpang Ampek Terbakar, Satu Orang Meninggal -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Satu orang meninggal dan 15 petak los dan ruko terbakar akibat kebakaran Pasar Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa pagi (26/05).

         "Satu orang meninggal dunia akibat terjebak di dalam tokonya. Korban yang terbakar belum diketahui namanya, berumur sekitar 17 tahun. Korban terjebak di dalam toko, sehingga tidak bisa menyelamatkan diri," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pasaman Barat, Tri Wahluyo di Simpang Ampek, Selasa.

         Ia mengatakan korban yang terbakar tersebut dalam kondisi lumpuh. Sehingga saat peristitawa kebakaran tidak bisa menyelamatkan diri dari dalam toko.

         "Saat ini api sudah mulai padam. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water canon Polres Pasaman Barat diturunkan untuk memadamkan api" katanya.

         Ratusan penduduk setempat berdatangan untuk melakukan pertolongan memadamkan api. Namun karena los dan toko padat di lokasi, sehingga api dengan mudah membakar belasan toko.

         Pantauan di lapangan ratusan masyarakat berdatangan melihat musibah kebakaran tersebut. Ada yang memberikan pertolongan dan ada yang menjadikannya wisata bencana.

         Sementara itu korban hingga Selasa (26/5) siang masih sibuk mengangkat barang daganganya yang bisa terselamatkan dari kebakaran tersebut.

         "Pedagang masih konsentrasi menyelamatkan barang-barangnya, jadi kita belum bisa mendapatkan angka kerugian akibat kebakaran itu," sebutnya.

         BPBD belum bisa memastikan berapa kerugian akibat kebakaran pasar tersebut. Sebab petugas masih melakukan pendataan di lapangan.

         "Kita tidak bisa memperkirakan berapa kerugian akibat kebakaran tersebut. Namun, pasti diatas satu miliar, sebab ada 15 toko dan los yang ludes terbakar," jelasnya. (*)
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Anggaran Pilkada Pasaman Barat Disetujui Rp16,4 Miliar



Anggaran Pilkada Pasaman Barat Disetujui Rp16,4 Miliar -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Sekitar Rp16,4 miliar anggaran untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015 Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), disetujui oleh pemerintah setempat.

         "Anggaran itu akhirnya disetujui dari Rp30 miliar yang diajukan," kata Ketua KPU Pasaman Barat Syafrinaldi didampingi Sekretaris KPU Asri di Simpang Ampek, Senin.

         Ia mengatakan saat ini yang bisa dicairkan dananya baru Rp7 miliar untuk menjalankan berbagai tahapan yang sudah dilaksanakan.

         Sisanya sekitar Rp9,4 miliar akan dilakukan dulu pembahasan pada APBD Perubahan 2015 ini di DPRD Pasaman Barat.

         Menurutnya, sebelumnya memang telah diajukan KPUD ke Pemkan Pasaman Barat  sebanyak Rp30 Miliar untuk 13 bulan pelaksanaannya.

         Tetapi setelah dilakukan pembahasan yang dihadiri instansi terkait di aula kantor bupati Senin (25/5), pelaksanaan pemilu hanya tinggal sekitar delapan bulan lagi.

         Sebelumnya, Ketua KPU Pasaman Barat Syafrinaldi didampingi Komisioner Abdul Gafur Nasution menyampaikan, dalam PKPU No 2 Tahun 2015 pasal 8 KPU Provinsi/ kab/kota menunda tahapan penyelenggaran Pilkada apalagi sampai pembentukan PPK dan PPS belum tersedia anggaran.

         Dengan terbentuknya PPK dan PPS ini sesungguhnya sudah tersedia anggaran, namun sampai pelantikan PPK dan PPS anggaran Pilkada Pasamab Barat masih Rp7 miliar dari yang diajukan KPU Rp30 miliar.

         Jadi jumlah Rp 7 miliar tersebut, tidak cukup, karena anggaran KPU jadi membengkak disebabkan KPU juga yang mengadakan baliho calon, stiker, sosialisasi calon melalui media massa, debat calon dan kegiatan lainnya.

         Oleh karena itu, KPU bermohon kepada Bupati Pasaman Barat segera mengesahkan anggaran KPU yang tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dalam waktu dekat sehingga tahapan Pilkada yang berlangsung sekarang tidak tertunda.

         KPU pada Senin (18/5) lalu KPU juga telah melantik 55 orang anggota Panitia  Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 57 orang anggota Panitia Pemungutan Suara ( PPS) untuk bertugas pada 11 Kecamatan yang ada di Pasaman Barat.

         "Kepada anggota PPK dan PPS agar tetap menjaga integritas karena tantangan penyelenggaran Pilkada mendatang semakin berat," ujarnya. (*)
 
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat  - ANTARA Sumbar

DPRD Pasaman Sahkan Ranperda Pembentukan Lima Nagari



 DPRD Pasaman Sahkan Ranperda Pembentukan Lima Nagari  -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – DPRD Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mengesahkan pembentukan lima nagari baru dengan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) setelah dibahas dalam beberapa bulan terakhir.

         Ketua DPRD Kabupetan Pasaman Yasri di Lubuk Sikaping, Senin, mengatakan, pengesahan pemebentukan lima nagari baru tersebut dilaksanakan dalam paripurna DPRD Pasaman pada Senin dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Pasaman dengan DPRD.

         "Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pembentukan Pemerintahan Nagari Persiapan Panti Selatan, Nagari Persiapan Panti Timur, Nagari Persiapan Sontang Cubadak Padanggalugua, Nagari Persiapan Sitombol Padanggalugua, dan Nagari Persiapan Bahagia Padanggalugua, menjadi perda, diharapkan dapat lebih meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di daerah ini,"  jelasnya.

         Ia menambahkan, melalui serangkaian kegiatan yang panjang pembahasan demi pembahasan telah dilaksanakan, akhirnya semua fraksi dapat menerima ranperda Pembentukan Pemerintahan Nagari yang diusulkan oleh Pemkab Pasaman ini.

         Dengan telah disahkan ranperda menjadi perda, Yasri mengharapkan implementasi di lapangan dapat dijalankan dengan baik dan sesuai dengan apa yang telah dibahas selama ini di DPRD setempat.

         "Semoga peregistrasian perda ini cepat tuntas, sehingga tidak menganggu jalannya pemerintahan nagari pada lima nagari yang baru itu. Apalagi dengan adanya program dana desa, kita harap ini dapat diselesaikan dengan baik," jelasnya.

         Sementara itu, Bupati Pasaman Benny Utama menyebutkan, pemekaran nagari
sangat penting untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Hal itu sudah menjadi perhatian pemerintah daerah.

         "Jika dilihat dari segi jumlah penduduk, dulu nagari padanggelugur itu satu nagari dengan jumlah penduduk mencapai 29.272 jiwa dan nagari panti jumlah penduduknya 30.205 jiwa, sementara peluang untuk berkembang sangat tinggi, berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 2014 pelaksana dari UU Nomor 06 tahun 2014 Tentang Desa, ditegaskan bahwa desa yang dimekarkan jumlah penduduknya paling sedikit empat ribu jiwa atau 800 kepala keluarga," kata Benny.

         Ia menambahkan, pemekaran pemerintahan nagari tersebut merupakan usul dari masyarakat setempat dengan memperhatikan kondisi geografis, sosial, budaya dan ekonomi masyarakat setempat.

         Namun demikian, ia menegaskan bahwa yang diatur oleh Perda yang baru saja disahkan itu, adalah pemekaran pemerintahan nagari, dan ini menunjukan definisi nagari sebagai pemerintahan, bukan pemekaran adat pada nagari tersebut 
(nagari sebagai masyarakat hukum adat).

         Dengan pembentukan lima nagari baru berdasarkan perda tersebut, maka saat ini jumlah nagari yang ada di Kabupetan Pasaman, menjadi 37 nagari di 12 kecamatan. (*)
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - ANTARA Sumbar

Pemkab Pasaman Barat Sediakan Rp19,7 Miliar Pelihara Jalan


Senin, 25 Mei 2015

Pemkab Pasaman Barat Sediakan Rp19,7 Miliar Pelihara Jalan -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) sediakan Rp19,7 miliar untuk pemeliharaan jalan priodik pada 16 lokasi di daerah itu.

         "Pemeliharaan jalan itu tersebar disejumlah titik yang ada di Pasaman Barat. Anggaran itu merupakan anggaran untuk pemeliharaan jalan dengan aspal hotmix," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pasaman Barat, Ahdiyarsyah di Simpang Ampek, Sabtu.

         Ia mengatakan pemeliharaan jalan itu sudah dimulai disejumlah lokasi yang sudah ditetapkan. Sehingga jalan yang dipelihara itu tidak rusak lagi.

         Ia menyebutkan pihaknya terus memacu pembangunan berbagai proyek infrastruktur senilai Rp110 miliar pada 2015.

         Hal itu dilakukan dalam upaya percepatan pembangunan fisik di Pasaman Barat, sehingga bisa lebih cepat pula dinikmati masyarakat.

         Menurutnya pada 2015 ini ada sekitar 52 paket pekerjaan fisik yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dengan anggaran sebesar Rp110 miliar.

         Ia menjelaskan di antara proyek fisik itu adalah, lanjutan pengerjaan jalan protokol di Pasaman Baru sepanjang 4, 3 km, dengan pagu dana Rp20 miliar.

         Pengerjaan jalan tembus Talu-Lubuk Sikaping sharing dengan APBD Pemkab Pasaman Barat dengan APBD Provinsi dengan anggaran Rp23 miliar dengan aspal hotmix.

         Selanjutnya, di bidang cipta karya, tahun 2015 juga dilaksanakan pembangunan Pasar Kuliner Simpang Ampek dengan dana sebesar Rp500 juta.

         "Pasar kuliner di gedung Tuah Basamo adalah etalase Pasaman Barat karena dekat dengan tugu bundaran Simpang Ampek sebagai ciri khas," ujarnya.

         Proyek selanjutnya juga dibangun Mes Pemda Pasaman Barat di Jalan Pramuka Asratek Padang dengan pagu Rp500 juta. (*)
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Pemkab Pasaman Barat Benahi 24 Objek Wisata



Pemkab Pasaman Barat Benahi 24 Objek Wisata -
duakotopas.com (Simpang Ampek) – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) memiliki 24 objek wisata unggulan yang terus dibenahi.

         "Pembenahan sarana objek wisata terus kita lakukan secara bertahap," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pasaman Barat, Abdi Surya melalui Kepala Bidang Pariwisata, Nofius di Simpang Ampek, Sabtu 
    Ia mengatakan sudah membagi tiga kategori objek wisata yang ada di Pasaman Barat untuk dikembangkan yakni wisata unggulan, strategis dan pengembangan.

         Ia menjelaskan objek wisata unggulan yakni Pantai Air Bangis, Pantai Sasak, Pantai Muaro Binguang, Gunung Talamau, Lubuak Landua dan Talu.

         Untuk objek wisata strategis yakni diantaranya Danau Indah, Silambau, Air Mancur Siburai-Burai Kajai dan Kampung Lamo.

         Sedangkan objek wisata pengembangan atau masih dalam penjajakan diantaranya Makam Rajo, Guo, Sikabau Sikilang, Tabek Gadang Kinali dan Talamau.

         "Terhadap semua objek wisata itu kita terus berupaya mengembangkan dan membenahinya dengan kerja sama antara sektor yang ada,"ujarnya.

         Untuk 2015, pihaknya menyediakan angagran Rp4,8 miliar untuk kembangkan objek wisata di daerah itu.

         "Anggaran itu tentunya digunakan untuk pembenahan sarana objek wisata yang ada," katanya.

         Terhadap sejumlah objek wisata tersebut, Dinas Kebudayaan Pariwisata juga berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mengembangkan sarana prasarana yang ada di lokasi objek wisata.

         "Kita akan terus membenahinya dan mempromosikan sehingga semakin dikenal. Pengembangan wisata tentunya bisa dilakukan jika semua pihak dapat mendukungnya," ujarnya. (*)
 
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman Barat - ANTARA Sumbar

Cara Menghilangkan Open New Tab chrome://quick_start/content/index.html



Cara Menghilangkan Open New Tab chrome://quick_start/content/index.html -
duakotopas.com  –  Pada tulisan kali ini kami akan memberikan tips untuk Anda yaitu cara mengatasi chrome://quick_start/content/index.html ketika buka tab baru pada mozilla. Beberapa hari yang lalu mozilla firefox kami bermasalah. Sehingga ketika membuka tab baru maka akan muncul dengan alamat di browser mozilla kita seperti ini “chrome”//quick_start/content/index.html” tanpa tanda kutip. Setelah kami kutak katik alhamdulillah ternyata bisa dan cara nya cukup gampang.

Masalah seperti ini biasanya terjadi karena sering download software atau pun aplikasi lainnya yang mengandung malware ataupun virus yang mengubah settingan browser kita khususnya Mozilla Firefox. Jika Anda mengalami hal yang sama ketika membuka tampilan seperti yang kami sebutkan tadi. Anda bisa mengikuti tips atau pun cara seperti ini:

  • Bukalah Mozilla Firefox Anda kemudian ketikkan about:config pada browser lalu Enter
  • Maka akan muncul beberapa list tampilan di browser, kemudian ketikkan browser.newtab.url pada form pencarian
  • Kemudian akan muncul file seperti ini chrome”//quick_start/content/index.html
  • Double klik file tersebut maka muncul perintah edit ataupun hapus pada form yang sedang tampil
  • Done apabila Anda telah menghapus nya


Demikianlah Cara Menghilangkan Open New Tab chrome://quick_start/content/index.html  semoga artikel ini bermanfaat.
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Sains Tech

Komisi I DPRD Sumbar Kunjungi Pasaman Bahas Raperda Nagari


Jumat, 22 Mei 2015

Komisi I DPRD Sumbar Kunjungi Pasaman Bahas Raperda Nagari -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Pasaman-Komisi I DPRD Provinsi Sumatare Barat tampung aspirasi masyarakat Kabupaten Pasaman dalam rangka pembahasan Ranperda Tentang Nagari, Kamis (21/5).

“Ya kita di Pasaman agendanya kunjungan kerja meminta masukan terhadap pembahasan Ranperda Tentang Nagari”kata Ketua rombongan Komisi I DPRD Sumbar, Aristo Munandar.

Rombongan disambut Bupati Pasaman Benny Utama, Wakil Bupati Daniel, Asisten Pemerintahan Dalisman, Asisten III Asnil, LKAAM, Camat, Walinagari dan sejumlah pejabat SKPD di lingkup Pemkab Pasaman.

Aristo Munandar, sebagai Ketua Pansus Ranperda Nagari Provinsi Sumbar mengatakan pembentukan pemerintahan nagari ini bertujuan untuk membedakan antara nagari dengan desa (nasional).
Banyak nilai-nilai adat yang dituangkan dalam Ranperda Nagari yang dibuat oleh Pemprov Sumbar, yang tidak boleh diintervensi oleh pusat.

“Hampir satu pasal yang membahas khusus tentang nilai-nilai budaya ini. Ini kearifan lokal,” ujarnya.
Dalam Perda Nagari yang ada pada provinsi, memang sudah ada diatur bahwa nagari itu kesatuan masyarakat hukum adat. Tapi hal itu belum tercermin dalam sistem pemerintahan. Terkadang hak-hak nagari, digerus oleh provinsi dan kabupaten. Inilah yang perlu diatur dengan sebaiknya-baiknya.

Sementara itu Bupati Pasaman, Benny Utama menyebutkan, untuk peraturan daerah tentang nagari, Pasaman membagi dua definisi. Yakni, Nagari sebagai Wilayah Kesatuan Masyarakat Adat dan Nagari sebagai Pemerintahan terendah.

Sehingga tidak terjadi benturan adat jika terjadi pemekaran Nagari. Pemekaran nagari menjadi suatu kebutuhan sesuai dinamika yang terjadi.

“Saat ini, kita sedang membahas Ranperda untuk pemekaran lima nagari”sebutnya.
Hadir dari Komisi I DPRD Sumbar, Komi Chaniago, Sultani, Novi Yuliasmi Dt Panduko Rajo. Didampingi pejabat Sekretariat DPRD Sumbar, Kasubag Perlengkapan Rivolino Yacub, Eriska dan Rio Eka Putra. (lbs)
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - suryanews911

Dishut Pasaman Serahkan Kayu Sitaan Untuk Kegiatan Sosial



Dishut Pasaman Serahkan Kayu Sitaan Untuk Kegiatan Sosial -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Sebanyak 17,5 kubik kayu tak bertuan yang menjadi temuan saat operasi razia dan patroli Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupetan Pasaman, bakal diserahkan pada Dinas Sosial setempat. Kayu-kayu tersebut merupakan hasil temuan Dishut sejak dari tahun 2014 lalu.

“Kami bakal menyerahkannya pada Dinas Sosial. Nantinya kayu itu dapat dipergunakan bagi keperluan sosial kemasyarakatan,” kata Kedishut Pasaman, Yozarwardi, S.Hut, MSi Kamis (21/5).

Dijelaskannya, kayu hasil razia tersebut tidak diserahkan begitu saja. Selaku penerima Dinas Sosial mesti mengajukan surat atau proposal untuk pemanfaatan kayu tersebut, apakah itu bagi kepentingan program bedah rumah yang akan dilakukan pihak terkait, atau untuk kepentingan masyarakat lainnya.

“Proposal dari Dinas Sosial disyaratkan, lantarann kayu-kayu tersebut juga ada yang bersumber dari sitaan. Tidak hanya itu, prosesnya juga melalui izin dari pihak kejaksaan dan tidak melanggar undang-undang yang ada seperti Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” sebut Yozarwardi, sembari menyebutkan izin peruntukannya sudah diterbitkan pihak pengadilan negeri pada Mei 2015.

Terkait jenis kayu, Yozarwardi merinci dari jenis meranti dan juga rimba campuran.
Lebih lanjut, diperlukannya pengajuan proposal oleh Dinas Sosial dikarenakan kayu-kayu tersebut juga ada yang bersumber dari sitaan. Sehubungan dengan itu, diserahkanya kayu tersebut pada Dinas Sosial, juga setalah izin peruntukannya keluar dari pihak pengadilan pada Mei 2015.

Di sisi lain, terkait pengawasan hutan, pada tahun 2015 ini, Dinas kehutanan Pasaman tengah merekrut 30 orang tenaga Pengamanan Perlindungan Hutan Berbasis Nagari (PPHBN). Petugas ini nanti difungsikan untuk menjaga kawasan hutan didaerah itu. (tiaklakpasaman--tim)
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - tikalakpasaman

Pemkab Pasaman Bangun Pembangkit Listrik Mikrohidro



Pemkab Pasaman Bangun Pembangkit Listrik Mikrohidro -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Pemerintah Kabupetan Pasaman, Sumatera Barat bersiap membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Banyaknya aliran sungai dan panas bumi di kawasan ini, menjadikan Pasaman memiliki potensi pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang besar.

“Tahun ini Pemkab Pasaman membangun tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Pembangunan dilakukan di Batanglubu, Kecamatan Rao Utara berkapasitas 5,09 mega watt,” kata Kabid Ketenagalistrikan dan Pengembangan Energi Dinas ESDM Pasaman, Asril Amir di Pasaman, Kamis (21/5/2015).

Selain pembangunan di Batangrubu, dua unit PLTMH bakal dilanjutkan di Kububaru, Kecamatan Mapattunggul dan PLTMH Aiamudiak, di Kecamatan Lubuk Sikaping, dianggarkan sebesar Rp500 juta.

Informasi yang dihimpun Geoenergi, Kabupaten Pasaman memiliki 18 unit PLTMH dengan kapasitas 302,6 kilo watt, yang mampu menerangi rumah masyarakat sebanyak 1.485 unit.

Selain PLTMH, terdapat Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga kecamatan, dengan kapasitas 35 kilo watt yang mampu menerangi 164 rumah. “Peluang investasi PLTM juga tinggi. Banyak sungai yang bisa digunakan, tapi kita harus pula melakukan kajian lingkungannya,” jelas Asril.(ABA)
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - geoenergi

Runway Bandara Pasaman Barat akan Diperpanjang Jadi 1,4 Km



 Runway Bandara Pasaman Barat akan Diperpanjang Jadi 1,4 Km  -
duakotopas.com (Lubuk Sikaping) – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), merencanakan akan memperpanjang runway Bandar Udara Pusako Anak Nagari dari 800 meter menjadi 1.400 meter.

"Itu merupakan rencana teknis terinci pada 2015 ini. Rencana ini sudah kita usulkan ke Ditjen Perhubungan Udara di Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Pasaman Barat, Bobby F Riza melalui Plt Kepala Bandara, Eva Wardi Putra, di Simpang Ampek, Kamis.

Ia mengatakan, selain memperpanjang runway, pihaknya juga akan memperlebarnya dari 18 meter menjadi 30 meter, serta mempertebalnya dari 15 centimeter menjadi 25 centimeter.

"Mudah-mudahan nantinya pengusulan rencana teknis terinci ini dapat dikabulkan oleh pihak pemerintah pusat," harapnya.

Ia menyebutkan saat ini bandara itu sudah operasional didarati pesawat Susi Air jenis Cesna berpenumpang 12 orang.

Jika usul itu dikabulkan, maka bandara tersebut akan dapat didarati pesawat jenis ATR dengan kapasitas 72 penumpang.

"Tentunya tim dari pemerintah pusat akan turun ke lapangan melakukan survei dan nantinya melakukan uji kelayakan," katanya.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan pengembangan bandara diantaranya peremajaan tower, pagar, penghubung antara runway dengan terminal (taxi way) dan memperluas apron (tempat parkir pesawat).

"Mudah-mudahan pengembangannya akan bisa dilaksanakan mulai 2016 nanti," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini juga telah mengusulkan agar bandara itu pengelolaannya diserahkan ke pihak kementerian.

Ia mengakui pembangunan bandara ini memakan biaya yang cukup tinggi sehingga membutuhkan bantuan pemerintah pusat.

Jika pengelolaannya diambil alih oleh pemerintah pusat maka keuntungannya adalah pembangunannnya akan lancar dan aset melalui dana APBN akan banyak dapat di Pasaman Barat.

"Tentunya proses itu masih panjang dengan berbagai aturan dan syarat yang harus dilengkapi," jelasnya.

Saat ini penerbangan pesawat Susi Air terbang dua kali seminggu di minggu ganjil yakni setiap hari Selasa dan Kamis. Kemudian di minggu genap satu kali seminggu di hari Selasa.

"Selama ini peberbangan cukup lancar. Biaya atau ongkosnya dari Pasaman Barat ke Kota Padang hanya Rp197.500 dengan lama penerbangan  sekitar 35 menit," katanya. (*)
 
Klik Untuk Share Artikel Ini >> Berita Pasaman - ANTARA Sumbar